Jakarta – Pengurus Provinsi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasasi) DKI Jakarta mulai menjalankan program pembinaan khusus bagi pitcher softball sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju PON XXII. Program bertajuk Softball Pitching Clinic ini berlangsung sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan melibatkan 26 atlet dan dipimpin oleh Coach Tony Pratono. Kegiatan ini menjadi tahap awal dalam membangun dan memperkuat kualitas pitcher softball DKI Jakarta secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, para peserta mendapatkan pembinaan teknik pitching, kontrol, konsistensi, mekanik gerakan, serta pemahaman situasi pertandingan. Selanjutnya, pembinaan akan dilakukan secara berjenjang dengan pembagian tingkat kemampuan agar setiap atlet mendapatkan program latihan sesuai dengan perkembangan masing-masing. Ketua Umum Pengprov Perbasasi DKI Jakarta, David Franico, mengatakan posisi pitcher menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kekuatan tim softball yang kompetitif. “Kami ingin mulai membangun kekuatan pitcher DKI Jakarta sejak sekarang. Pitching Clinic ini adalah tahap pertama, dan pembinaannya akan terus berlanjut sampai menuju PON XXII. Nantinya para atlet akan dibagi berdasarkan tingkat kemampuan sehingga program pengembangannya bisa lebih terarah,” ujar David.
Menurut David, proses pembentukan pitcher berkualitas membutuhkan waktu, konsistensi latihan, serta sistem pembinaan yang berkesinambungan. Karena itu, Pengprov Perbasasi DKI Jakarta ingin memperluas jumlah atlet potensial agar tidak hanya bergantung pada sejumlah kecil pitcher. “Tujuannya adalah membangun talent pool pitcher yang lebih luas. Kami ingin memiliki lebih banyak pitcher dengan kualitas yang baik dan siap berkembang menuju level prestasi. Dengan basis pemain yang lebih besar, proses seleksi dan pembentukan tim DKI juga akan semakin kuat,” tambahnya.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pengprov Perbasasi DKI Jakarta untuk melakukan persiapan menuju PON XXII sejak dini, tidak hanya melalui seleksi atlet menjelang kompetisi, tetapi dengan membangun kualitas pemain melalui program pembinaan yang terencana.
Ke depan, peserta yang menunjukkan perkembangan akan terus mendapatkan pembinaan lanjutan sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan masing-masing. Dengan pendekatan tersebut, Pengprov Perbasasi DKI Jakarta berharap dapat menghasilkan pitcher-pitcher berkualitas yang mampu memperkuat tim softball DKI Jakarta di berbagai kejuaraan, termasuk PON XXII.